Monthly Archives: January 2013

Mulutmu Harimaumu

Baru-baru ini saya bertemu orang-orang gila yang selalu mengingat orang lain di langkahnya menuju kesuksesan. Saat dalam ketakpastian, mereka tak menyeret orang lain ikut serta, namun mereka punya sejuta keinginan, bila semua berjalan lancar, bolehlah orang lain dilibatkan, berproses bersama, bersenang-senang bareng, dan berbagi kesuksesan.

Dalam perjuangannya, mereka sudah punya sederetan nama untuk dilibatkan. Niatnya cantik: berbagi dan menolong. Semua itu karena mereka berhati tulus dan tak egois. Tak perlulah pula niatnya dikemukakan pada pihak yang hendak ditolong. Mereka tahu-tahu akan muncul mengajak orang yang mereka pilih untuk dibantu.

Di sisi lain, pihak yang tak sadar akan dibantu suatu hari nanti, meremehkan calon partner (penolong) mereka. Bahwa orang-orang ini seperti pungguk merindukan bulan. Tak tahu diri dan sebaiknya membabu saja.

Ibarat jalur birokrasi, posisi saya dapat memudahkan namun bisa mempersulit segala sesuatu antara kedua belah pihak tanpa perlu berkata banyak. Walau memberi seharusnya memang tanpa pamrih, namun untuk urusan jangka panjang yang berkelanjutan, niat baik lebih layak diarahkan pada sesuatu yang mampu merespon dengan positif saja.

Advertisements
Tagged ,

Sabar adalah sebentuk kesadaran akan realitas yang plural: bahwa setiap individu berbeda, termasuk tingkat kecerdasannya.

Sabar adalah se…

Tagged , ,

IRONMASK

They wear way too many masks all at once, I noticed.
They wanted to play the game of fakeness, they offered.
I say yes. I am in.
I wear the only mask I’ve got. That’s all I need to get theirs ripped into pieces. Get their ugly faces exposed to the light of truth.

Tagged , , ,

when I am being watched, I’ll invite the person(s) to come by and see everything they wanted to know: the darkness.

when I am being…

Tagged

We cannot do a thing without being judged. So going ‘f*ck it’ is the best easy way out I can come up with.

Do what makes you happy. O:-)

We cannot do a …

Tagged , , ,

Menyayangi dalam keterbatasan.
Mengasihi di tengah kesempitan.
Mencintai ketaksempurnaan.

Terima kasih tuhan, masih kau beri rasa walau kuingin lari saja.

#Escapist

Menyayangi dala…

Suck It Up

Tak perlu banyak menuntut. Kata para bulay sih, take it or leave it. Gue tambahin: change it, or suck it up.

Suck It Up…

Tagged ,

Do not allow yourself drowned in depression, no one wants to be with depressed person.
(too bad depressed person never wanted any company either)

Do not allow yo…

Tagged ,

Diam

Diam itu emas. Diam itu misterius. Diam itu penuh rahasia, atau malah kosong tak menyimpan apa-apa. Diam terkadang menakutkan, tapi bisa pula menjadi salah satu tanda orang ketakutan. Diam itu…

Diam adalah hal yang diperlukan dalam sebuah pengamatan mendetail, setidaknya bagi orang-orang yang kesulitan membelah konsentrasi seperti saya.

Beberapa teman mengomentari sikap saya yang katanya kian matang. Saya berharap itu benar, namun kenyataannya saya hanyalah semakin piawai menyimpan. Mungkin untuk diam seterusnya, mungkin untuk menumpuk amunisi. Hanya sebentuk kesadaran untuk tak membuang energi percuma.

Semuanya kian memuakkan. Hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk melepaskan riak dan gelombang yang ada dan berkata, “Ini dadaku, ini hidupku. MANA NYALIMU?”

 

 

Teruntuk sebuah pembodohan publik.

 

Kotabaru, 7 Januari 2013

Tagged , , , ,

The Voice

Tonight I find myself consumed with anger. There should be no one (at least) in my circle wake up in the morning wondering if they would be able to afford some meal for the day. It breaks my heart into pieces, more to the fact that I could have done so much more if  I followed what my heart been telling me, not what people expect me to do…

Always listen to the voice deep within you, it knows better what’s good for you than the society does.

Tagged , ,
%d bloggers like this: